Friday, 14 June 2013

Manusia Bodoh

Semakin canggih teknologi, ternyata manusia tidak semakin pintar, di usia Bumi yang sudah tua ini, tetap saja manusia masih bodoh. Reproduksi yang berlebih telh menjadi penyakit utama dunia ini. Reproduksi bodoh akhirnya melahirkan manusia bodoh, manusia bodoh akhirnya menjadi penghancur dunia ini. Disaat populasi dunia sudah mencapai 7 Miliar seperti sekarang, manusia masih belum terbangun dari mimpinya.

Apakah kita tidak sadar akan dunia yang menjelang sekarat ini? Manusia makin banyak, makin banyak pula bajingan-bajingan bodoh yang tidak perduli dengan hijaunya planet ini. Dimanakah otak mu teman? Apakah dirimu tidak tahu sampah plastik terurai sangat lama? kau buang sampah ke laut begitu saja, pikirmu siapa dirimu? pikirkan siapa yang akan membersihkan samapah itu? ikan?


Kenapa manusia menjadi semakin bodoh, tidak kah kita cinta dengan bumi ini dan berusaha memjaganya?
kenapa kita begitu nyaman dengan kebiasaan buruk kita? kenapa kita menggunakan plastik? kenapa kita masih membuat anak yang banyak ketika kita tahu diri kita miskin? kenapa? apa karena kita bodoh?

Manusia bodohlah yang pada akhirnya akan menghancurkan dunia ini. Kenapa kita masih mengeksplorasi minyak jika kita tahu itu membuat polusi, tidak bisa kah kita bahu membahu memanfaatkan tenaga matahari? Meskipun itu di bilang mahal, jika kita mau peduli dan menyumbangkan tenaga secara ikhlas itu pasti bisa terwujud.

Orang-orang kaya yang begitu egois adalah manusia bodoh kedua yang ikut mendorong bumi ini makin hancur. Kalian sudah kaya, tidak puaskah kalian dengan kondisi yang  sdah kalian nikmati selama ini. Stop bisnis kalian yang tidak sehat untuk BUMI. Stop bangun hotel di tempat yang seharusnya bisa di tumbuhi rumput, stop membuat mobil berbahan bakar BBM.

STOPPPPPPPPP semuanya, alihkan ke yang lebih baik.

Begitu banyak manusia yang kita produksi, begitu banyak bahan kimia yang kita pakai, perubahan iklim, hama dan tanah yang tidak bisa ditanami adalah buah karya kita selama ini. Manusia mulai kelaparan, laut tercemar minyak. Akhirnya Bumi sudah tidak lagi bisa mendukung kehidupan hewan dan tumbuhan, manusia makain banyak, kelaparanlah yang akan membunuh kita semua.


Apakah kita akan menikmati dan mengikuti arus ini begitu saja menuju hari akhir yang tertulis jelas di kitab suci. Apakah begitu percayanya kita dengan kita suci sehingga kita mendukung dan menset pikiran kita bahwa itulah yang harus terjadi dengan Dunia?

Jika memang begitu, sungguh kita manusia yang bodoh..











No comments:

Post a Comment